Pengembangan Rencana Bisnis Informatika


TUGAS SOFSKILL KE-4




Disusun Oleh:


          Alfajri Yasmaulana                                  50415491
Fachri Hidayat                                          52415323
Hafiz Zurrahman                                      52415994
Mochamad Yusup Putra                          54415225
Muhammad Ferial Fahlevi                      54415597
Raafi Hepriyandi P                                   55415483
Yana Julia Sari                                          57415214




KELAS 4IA15
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018


BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Sejarah Perusahaan
Dengan semakin berkembangnya dan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap komputer baik itu pekerja kantoran maupun pelajar yang dalam kegiatan sehari-hari tidak bisa dilepaskan dari komputer. Dalam kondisi saat ini, dimana begitu cepatnya transformasi informasi dan juga makin terjangkaunya pemakaian sarana komunikasi didukung penggunaan internet di masyarakat yang semakin berkembang pesat mendorong individu untuk mempunyai sarana komunikasi tersebut. Dari sedikit penjabaran diatas inisiatif kami muncul untuk membuat perusahaan dengan nama “Aegis Corporation”.

Di perusahaan kami ini, kami menyediakan jasa perbaikan barang elektronik dan penjualan barang elektronik bekas yang telah diperbaiki jika terdapat kerusakan. Selain itu kami juga menyediakan berbagai perangkat , assesoris , dan alat pada perangkat komputer maupun laptop.
Untuk memulai sebuah usaha, hal pertama yang pasti dan tidak bisa dilepaskan adalah pengetahuan kita akan peluang pasar dan cara untuk mendapat pesanan (order). Bagaimana peluang pasar yang ada kita serap agar usaha kita dapat mendapat kepercayaan oleh masyarakat luas, disusul kemampuan kita untuk menganalisa keunggulan dan kelemahan pesaing kita dan sejauh mana kita mampu bersaing secara sehat dengan mereka melalui harga, pelayanan dan kualitas.

1.2              Visi dan Misi Perusahaan
Perusahaan kami memberikan pelayanan atas kebutuhan dalam hal perbaikan dan penjualan perangkat keras alat-alat komputer dengan menggunakan tarif yang berada dibawah harga asli sehingga kami memiliki visi  untuk “Meningkatkan daya beli masyarakat”. Sedangkan misi yang akan kami capai adalah “Menjadi perusahaan e-commerce nomor satu di Indonesia”.

1.3              Tujuan Perusahaan
1.      Membantu meringankan masyarakat dalam memperbaiki perangkat keras komputer
2.      Membantu meringankan biaya pembelian perangkat keras yang sudah diperbaiki untuk dijual kembali
3.      Mengurangi tingkat pengangguran
4.      Membantu masyarakat untuk mengikuti perkembangan teknologi
5.      Mendapatkan keuntungan untung atau laba

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1.            Deskripsi dan Spesifikasi Tugas
·         CEO
CEO atau Chief Executive Officer atau dalam bahasa Indonesia sebagai Pejabat Eksekutif Tertinggi adalah jenjang tertinggi dalam perusahaan (eksekutif) atau administrator yang diberi tanggung jawab untuk mengatur keseluruhan suatu organisasi. Seseorang yang ditunjuk sebagai CEO dalam sebuah korporasi, perusahaan, organisasi, atau lembaga biasanya melapor pada dewan direktur. Tugas CEO adalah,
-          Merencanakan, mengelola, dan menganalisis segala aktivitas fungsional bisnis seperti operasional, sumber daya manusia, keuangan, dan pemasaran
-          Merencanakan dan mengelola proses penganggaran, lalu mengamati dan menganalisis apabila ada kejanggalan dalam prakteknya
-          Mengelola perusahaan sesuai dengan tujuan strategis perusahaan dengan keefektivan dan biaya seefisien mungkin
-          Merencanakan dan mengelola kinerja pada sumber daya manusia agar sumber daya manusia yang berkompeten teridentifikasi dan dapat ditempatkan pada posisi yang sesuai sehingga dapat memaksimalkan kinerja perusahaan
-          Merencanakan, mengelola, dan mengeksekusi perencanaan strategi bisnis atau korporat baik untuk jangka waktu menengah maupun panjang dengan mengacu pada visi dan misi perusahaan
-          Mengidentifikasi dan meningkatkan performa operasional perusahaan dengan cara memotivasi berbagai divisi di perusahaan
-          Mengambil berbagai keputusan strategis yang berdampak baik bagi sustainabilitas perusahaan berdasarkan hasil analisis data dan fakta baik yang telah menjadi jejak rekam (record) perusahaan maupun analisis terhadap berbagai faktor lingkungan bisnis
-          Menjaga sustainabilitas keunggulan kompetitif perusahaan dan meningkatkan kompetensi utama perusahaan dan mengimplementasikannya
-          Menganalisis dan mengambil langkah paling prioritas bagi alokasi sumber daya dan penganggaran perusahaan
-          Membuat kebijakan, prosedur, dan standar pada organisasi perusahaan
-          Menganalisis segala masalah dalam perusahaan dan mengkoordinasikan manajemen puncak dalam menyelesaikan masalah tersebut secara efektif dan efisien
-          Membuat keputusan strategis dalam hal integrasi, divestasi, investasi, aliansi, dan joint venture
·         Direktur Utama
Tugas Direktur Utama Perusahaan adalah sebagai koordinator, komunikator, pengambil keputusan, pemimpin, pengelola dan eksekutor dalam menjalankan dan memimpin perusahaan Perseroan Terbatas (PT).
1.      Memutuskan dan menentukan peraturan dan kebijakan tertinggi perusahaan
2.      Bertanggung jawab dalam memimpin dan menjalankan perusahaan
3.      Bertanggung jawab atas kerugian yang dihadapi perusahaan termasuk juga keuntungan perusahaan
4.      Merencanakan serta mengembangkan sumber-sumber pendapatan dan pembelanjaan kekayaan perusahaan
5.      Bertindak sebagai perwakilan perusahaan dalam hubungannya dengan dunia luar perusahaan
6.      Menetapkan strategi-strategi stategis untuk mencapakai visi dan misi perusahaan
7.      Mengkoordinasikan dan mengawasi semua kegiatan di perusahaan, mulai bidang administrasi, kepegawaian hingga pengadaan barang.
8.      Mengangkat dan memberhentikan karyawan perusahaan
Job Spesifikasi Direktur Utama
1.      Pendidikan: Perguruan Tinggi (S-2)
2.      Pengalaman: Minimal 5 (lima) tahun dalam bidangnya.
3.      Kemampuan:
a.       Menguasai dasar-dasar ilmu pemasaran, penjualan, promosi, advertising, administrasi, entertainment, perfilman, broadcasting, photography, keuangan, urusan umum, komputer dan pembukuan.
b.      Dapat membuat, menyusun dan mengerjakan konsep dan kerangka kerja yang berhubungan dengan penjadwalan, aplikasi, pengawasan dan pengembangan.
c.       Mampu merencanakan, mengadakan dan mengatur negosiasi dengan pihak-pihak lain.
d.      Mampu dan aktif berbahasa Inggris
4.      Kecekatan dan Kecermatan: Dapat memprediksi dan mengestimasi variabel resiko dan peluang.
5.      Kepemimpinan: Dapat memimpin bawahan dengan baik dalam rangka melaksanakan pekerjaannya.
6.      Prakarsa: Memiliki prakarsa yang berkaitan dengan tugas terhadap bawahannya.
7.      Analisa: Memiliki kemampuan menganalisa kinerja pemasaran, penjualan dan promosi dengan baik dalam rangka pelaksanaan tugas dan pengawasan
·         Sekretaris
Melaksanakan kegiatan kesekretariatan dalam rangka membantu direktur dalam mencapai tujuan dan sasaran perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang dengan mengoptimalkan sumber-
sumber daya yang ada secara profesional dan menguntungkan perusahaan.
Tanggung Jawab:
1.       Melaksanakan notulensi dalam kegiatan rapat-rapat berkala direktur.
2.       Mengumpulkan dan mengkompilasi atau menyusun rencana kerja dan anggaran dari tiap departemen untuk diperiksa dan disetujui direktur.
3.       Mengumpulkan dan mengkompilasi atau menyusun laporan bulanan tiap departemen untuk diperiksa dan disetujui direktur.
4.       Mengumpulkan dan mengkompilasi atau menyusun laporan tahunan dari tiap departemen.
5.       Melaksanakan notulensi dalam kegiatan rapat-rapat atasan
6.       Melaksanakan pengaturan jadwal atau agenda kegiatan atasan.
7.       Melaksanakan penyiapan bahan kegiatan atasan.
8.       Melaksanakan administrasi dan arsip atasan.
9.       Menerima dan membalas telepon untuk atasan.
Tugas :
1.        Melaksanakan tugas lain yang relevan sesuai dengan instruksi atasan.
2.        Menyusun/membuat surat (korespondensi), Menata arsip (berkas),
3.        Mengurus dan menerima surat,
4.        Menerima dan melayani tamu pimpinan,
5.        Menerima dan melayani penelepon,
6.        Mengatur jadwal kegiatan pimpinan,
7.        Menyiapkan laporan.
Wewenang :
1.      Memfilter informasi dan sebagai sumber informasi bagi pimpinan dan menjalankan tugas, fungsi dan tanggungjawabnya.
2.      Mengatur aktivitas perusahaan, mulai dari administrasi hingga human relations (HR).
3.      Menjadi perantara pihak-pihak yang ingin berhubungan dengan pimpinan.
4.      Menjadi mediator pimpinan dengan bawahan.
5.      Memberikan ide-ide sebagai alternatif pemikiran pimpinan.
6.      Pemegang rahasia penting pimpinan yang berkaitan dengan perusahaan.
7.      Menerima atau menolak tamu direktur.
8.      Meminta laporan bulanan dan tahunan dari tiap departemen.
·         Wakil Direktur
Tugas:
         Mengkoordinasi Manajer-manajer bidang dalam menjalankan fungsinya.
         Mengkoordinasi Manajer pengkaderan dalam peningkatan kualitas dan kuantitas anggota.
         Membantu Direktur dalam menjalankan tugas-tugasnya.
         Menjadi teladan yang baik bagi pengurus.
         Memotivasi pengurus yang lain.

Job Spesifikasi Wakil Direktur:
1.      Pendidikan: Perguruan Tinggi (S-1)
2.      Pengalaman: Minimal 5 (lima) tahun dalam bidangnya.
3.      Kemampuan:
a.       Memiliki jiwa kepemimpinan
b.      Paham dengan apa yang ditugaskan
c.       Berkepribadian baik
d.      Sehat jasmani dan Rohani
·         Manajer Human Resource
1.         Merencanakan, mengembangkan dan mengimplementasikan strategi di bidang pengelolaan dan pengembangan SDM (termasuk perekrutan dan pemilihan kebijakan/ practices, disiplin, keluhan, konseling, upah dan peryaratannya, kontrak-kontrak, pelatihan dan pengembangan, perencanaan suksesi, moril dan motivasi, kultur dan pengembangan sikap dan moral kerja, manajemen penimbangan prestasi dan hal seputar manajemen mutu – dan lain-lain (ditambahakan selama masih relvean)
2.         Menetapkan dan memelihara sistem yang sesuai untuk mengukur aspek penting dari pengembangan HR.
3.         Memonitor, mengukur dan melaporkan tentang permasalahan, peluang, rencana pengembangan yang berhubungan dengan SDM dan pencapaiannya dalam skala waktu dan bentuk / format yang sudah disepakati.
4.         Mengatur dan mengembangkan staf langsung (yang melakukan direct report kepadanya).
5.         Mengelola dan mengendalikan pembelanjaan SDM per departemen sesuai anggaran-anggaran yang disetujui.
6.         Bertindak sebagai penghubung (liaison) dengan para manajer functional / manajer department yang lain agar memahami semua aspek-aspek penting dalam pengembangan SDM, dan untuk memastikan mereka telah mendapatkan informasi yang tepat dan mencukupi tentang sasaran, tujuan / obyektif dan pencapaian-pencapaian dari pengembangan SDM.
7.         Memelihara kesadaran dan pengetahuan tentang teori pengembangan HR yang sesuai zaman dan metoda-metoda dan menyediakan penafsiran yang pantas untuk para direktur, para manajer dan staf di dalam organisasi.
8.         Berperan untuk evaluasi dan pengembangan strategi pengelolaan SDM dan kinerja dalam pengimplementasian strategi tersebut, dengan bekerja sama dengan tim eksekutif.
9.         Memastikan setiap aktivitas mempunyai benang merah serta terintegrasikan dengan persyaratan-persyaratan organisasi (organizational requirements) untuk bidang-bidang manajemen mutu, kesehatan dan keselamatan kerja, syarat-syarat hukum, kebijakan-kebijakan dan tugas umum kepedulian lingkungan.
10.     Jika merupakan jabatan direktur formal, Melaksanakan tanggung-jawab dari seorang direktur utama / Board of Director (BOD) menurut patokan-patokan etis dan hukum yang berlaku, seperti yang tuangkan di dalam kebijakan direktur atau dokumen standar (lain) yang biasa digunakan.
·         Manajer IT
Tugas:
a.            Mengelola Teknologi Informasi dan sistem komputer
                                                             i.      Bertanggung jawab pada kesiapan dan ketersediaan sistem komputer / aplikasi dalam lingkungan perusahaan
                                                           ii.      Membuat dan/atau implementasi semua sistem dan aplikasi
                                                         iii.      Merancang, mengelola dan mengawasi serta meng-evaluasi operasional dari sistem informasi (software dan aplikasi) dan pendukungnya (hardware, infrastruktur, telekomunikasi)
                                                         iv.      Membuat dan mengimplementasikan kebijakan dan prosedur TI (IT policy) termasuk kebijakan keamanan TI (IT security policy)
                                                           v.      Berkerja sama dengan TI vendor untuk merancang , membuat dan meng-implementasikan sistem atau aplikasi jika diperlukan
                                                         vi.      Membuat dan mengawasi anggaran TI (budget) dan expenditures
b.            Memberikan solusi Teknologi Informasi
                                                             i.      Bertanggung jawab pada penyediaan layanan infrastruktur termasuk aplikasi, jaringan komputer (LAN / WAN), keamanan Teknologi Informasi dan telekomunikasi
                                                           ii.      Memberikan rekomendasi tentang solusi sistem informasi dan pendukungnya
                                                         iii.      Memberikan orientasi kepada pegawai baru mengenai aplikasi atau sistem yang digunakan saat ini dan rencana atau strategi TI secara umum
                                                         iv.      Merancang dan membuat TI DRP (Disaster Recovery Plan)
                                                           v.      Memberikan arahan pada bawahan mengenai penggunaan dan solusi teknologi
c.            Pengawasan dan perawatan Teknologi Informasi
i.           Bekerja sama dengan senior manajemen untuk membuat, merancang pelayanan TI dalam dokumen Service Level Agreements
ii.         Memberikan laporan bulanan kepada Direktur Keuangan mengenai semua aspek dari departemen TI (Teknologi Informasi)
·         Manajer Developer
a.         Merencanakan pengembangan aplikasi.
b.        Mengawasi kinerja para developer.
c.         Merancang aplikasi untuk update terbaru.
d.        Memastikan kelancaran kerja.
e.         Melakukan maintenance.
·         Manajer Engineer
Tugas:
a.         Mengawasi bawahan.
b.        Memastikan barang yang di servis bisa bekerja dengan baik.
c.         Memberikan arahan tentang servis barang baru.
d.        Memastikan para pegawai melaksanakan  K3.
e.         Terjun ke lapangan untuk menemukan barang yang telah rusak.
·         Manajer Technical Support
Tugas:
a.         Mengawasi bawahan.
b.        Bertemu dengan pelanggan apabila terjadi masalah.
c.         Memlihara segala keluhan pelanggan yang diterima
d.        Memfilter keluhan para pelanggan.
e.         Melakukan pengecekan validitas keluhan.
·         Manajer Keuangan
Tugas:
a.         Mengawasi pergerakan keluar masuknya dana perusahaan.
b.        Mengawasi anggaran perusahaan.
c.         Melakukan perhitungan pengeluaran perusahaan.
d.        Mencatat pengeluaran perusahaan.
e.         Mengawasi bawahan.
·         Manajer Marketing
Tugas:
a.         Mengawasi bawahan.
b.        Mengawasi pemasaran produk.
c.         Mengawasi penjualan produk.
d.        Mencatat produk terlaris.
e.         Memastikan produk mendapat perhatian masyarakat.
·         Training and Development Supervisor
Tugas:
a.         Memberikan training kepada newcomer
b.        Setiap setahun sekali mengadakan seminar yang mempunya tema memberi motivasi kepada karyawan agar seluruh karyawan mempunyai semangat kerja yang positif
c.         Membuat laporan rekapitulasi dana menyangkut training yang diadakan untuk dikirim ke direksi
·         Staff Payroll
Tugas:
a.         Mengurus proses pengambilan cuti dan tukar shift sumber daya manusia yang ada di perusahaan.
b.        Ikut membantu tugas HRD Administrasi dalam hal pengarsipan.
·         Teknisi Jaringan
Tugas:
a.         Memperbaiki jaringan yang gangguan.
b.        Memasang jaringan baru.
c.         Mengawasi lalu lintas data pada jaringan perusahaan.
d.        Memastikan koneksi jaringan stabil dan normal.
e.         Merapikan kabel yang instalasinya acak-acakan.
·         IT Support
Tugas:
a.         Membantu pegawai lain yang kesulitan dalam mengoperasikan komputer
b.        Memperbaiki komputer rusak.
c.         Instalasi OS.
d.        Mengupdate Anti-Virus.
e.         Memeriksa kerusakan pada komputer.
f.         Melakukan perawatan pada komputer perusahaan.

2.2.            Nomor Pokok Wajib Pajak
Nomor Pokok Wajib Pajak biasa disingkat dengan NPWP adalah nomor yang diberikan kepada wajib pajak (WP) sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.
Setiap Wajib Pajak yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan wajib mendaftarkan diri pada kantor Direktorat Jenderal Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan Wajib Pajak dan kepadanya diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak.

2.3.            Surat Izin Usaha Perdagangan
Surat Izin Usaha Perdagangan, yang selanjutnya disebut SIUP, adalah Surat Izin untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan. Setiap perusahaan, koperasi, persekutuan maupun perusahaan perseorangan, yang melakukan kegiatan usaha perdagangan wajib memperoleh SIUP yang diterbitkan berdasarkan domisili perusahaan dan berlaku di seluruh wilayah Republik Indonesia.

2.4.            Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak
Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) adalah surat yang oleh Wajib pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan atau pembayaran pajak, objek pajak dan atau bukan objek pajak dan atau harta dan kewajiban, menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

2.5.            Akta Kepemilikan Perusahaan
Akta pendirian perusahaan merupakan sebuah dokumen yang disahkan oleh notaris terkait dengan usaha untuk mendirikan sebuah perusahaan. Baik itu perusahaan kecil Persekutuan Komanditer/CV (Comanditaire Venotschap) atau perusahaan besar Perseroan Terbatas (PT). Bahkan, akta pun dapat dipakai untuk membuat sebuah yayasan atau lembaga-lembaga komersial lainnya.

2.6.            Tanda Daftar Perusahaan
Tanda Daftar Perusahaan (TDP) adalah daftar catatan resmi yang diadakan menurut atau berdasarkan ketentuan undang-undang atau peraturan-peraturan pelaksanaannya, dan memuat hal-hal yang wajib didaftarkan oleh setiap perusahaan serta disahkan oleh pejabat yang berwenang.

2.7.            Spesifikasi Produk
Spesifikasi Produk adalah berupa rincian-rincian atau uraian-uraian keterangan darisebuah barang/jasa.

2.8.            Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar adalah pembagian segmen suatu pasar berdasarkan pembeli. Pada umumnya, demografi, tingkat penghasilan, psikografis, dan kelas sosial menjadi dasar dalam melakukan segmentasi. Dengan melakukan segmentasi pasar, seseorang dapat meraih laba maksimum dan strategi pemasaran akan berjalan dengan lancar.

2.9.            Analisa Pasar
Analisa pasar merupakan hal yang cukup penting. Analisa ini akan membuat aktivitas pemasaran semakin tepat sasaran. Selain itu, Anda juga dapat lebih memahami seperti apa situasi, jenis produk, keadaan, dan bentuk promosi yang akan Anda berikan kepada konsumen.

2.10.        Analisa Pesaing
Analisa pesaing adalah salah satu hal yang cukup signifikan. Analisa ini menjadi penentu posisi produk kita dalam suatu pasar. Pesaing adalah perusahaan yang memproduksi atau memasarkan barang yang serupa atau tak jauh berbeda dengan produk kita. Kenali pesaing potensial dan pesaing umum Anda. Buatlah strategi pemasaran berdasarkan kekuatan serta kelemahan mereka. Dengan melakukan hal ini, Anda juga bisa melakukan identifikasi terhadap peluang, dan ancaman terhadap bisnis Anda.

2.11.        Promosi
Promosi juga merupakan aspek marketing yang penting. Promosi adalah upaya dari penjual untuk menawarkan suatu produk kepada pembeli agar melakukan pembelian. Dalam melakukan promosi, Anda dapat memberikan informasi secara lengkap mengenai produk, serta menggunakan kata-kata dan aksi persuasif. Anda dapat melakukan iklan, personal selling atau pun cara-cara promosi lain.

2.12.        Komponen Biaya Personil
Biaya personil adalah komponen-komponen biaya yang dikeluarkan untuk membayar honor dan  gaji  tim  kerja  yang  bekerja  dengan  kita.  Hitung  komponen  biaya  berdasarkan kesepakatan  dengan  anggota  tim,  apakah  akan  berdasarkan  orang-jam/man-hour,  orang-hari/man-day atau orang-bulan/man-month.

2.13.        Komponen Biaya Nonpersonil
Biaya  nonpersonil  adalah  komponen-komponen  biaya  yang  harus  dikeluarkan  untuk mendukung  kelancaran  pelaksanaan  proyek.

2.14.        Estimasi Biaya
Definisi  perkiraan  biaya  adalah  seni  memperkirakan  kemungkinan  jumlah  biaya  yang diperlukan untuk suatu kegiatan yang didasarkan pada informasi yang tersedia pada waktu itu  (Iman  Soeharto_National  Estimating  Society USA),  berdasarkan  definisi,  tersebut maka perkiraan biaya mempunyai pengertian sebagai berikut :
            Perkiraan  biaya yaitu melihat, memperhitungkan dan mengadakan perkiraan atas  hal hal yang akan terjadi selanjutnya Analisis  biaya  yang  berarti  pengkajian  dan  pembahasan  biaya  yang  pernah ada  yang digunakan sebagai informasi yang penting Kualitas estimasi sangat ditentukan oleh :
·         Tersedianya data dan informasi
·         Teknik dan metode yang digunakan
·         Kecakapan dan pengalaman estimator
·         Tujuan pemakaian perkiraan biaya

2.15.        Time Value of Money
Time value of money atau dalam bahasa Indonesia disebut nilai waktu uang adalah merupakan suatu konsep yang menyatakan bahwa nilai uang sekarang akan lebih berharga dari pada nilai uang masa yang akan datang atau suatu konsep yang mengacu pada perbedaan nilai uang yang disebabkan karena perbedaaan waktu.
Dalam memperhitungkan, baik nilai sekarang maupun nilai yang akan datang maka kita harus mengikutkan panjangnya waktu dan tingkat pengembalian maka konsep time value of money sangat penting dalam masalah keuangan baik untuk perusahaan, lembaga maupun individu. Dalam perhitungan uang, nilai Rp. 1.000 yang diterima saat ini akan lebih bernilai atau lebih tinggi dibandingkan dengan Rp. 1.000 yang akan diterima dimasa akan datang.
Hal tersebut sangat mendasar karena nilai uang akan berubah menurut waktu yang disebabkan banyak factor yang mempengaruhinya seperti.adanya inflasi, perubahan suku bunga, kebijakan pemerintah dalam hal pajak, suasana politik, dll.
Manfaat time value of money adalah untuk mengetahui apakah investasi yang dilakukan dapat memberikan keuntungan atau tidak. Time value of money berguna untuk menghitung anggaran. Dengan demikian investor dapat menganalisa apakah proyek tersebut dapat memberikan keuntungan atau tidak. Dimana investor lebih menyukai suatu proyek yang memberikan keuntungan setiap tahun dimulai tahun pertama sampai tahun berikutnya.
Maka sudah jelas time value of money sangat penting untuk dipahami oleh kita semua, sangat berguna dan dibutuhkan untuk kita menilai seberapa besar nilai uang masa kini dan akan datang.
Keterbatasannya yaitu akan mengakibatkan masyarakat hanya menyimpan uangnya apbila tingkat bunga bank tinggi, karena mereka menganggap jika bunga bank tinggi maka uang yang akan mereka terima dimasa yang akan datang juga tinggi. Time value of money tidak memperhitungkan tingkat inflasi.

2.16.        Kriteria Investasi
Kriteria investasi digunakan untuk mengukur manfaat yang diperoleh dan biaya yang dikeluarkan dari suatu proyek. Untuk mengetahui kriteria tersebut, digunakan analisis finansial. Analisis finansial adalah suatu analisis yang membandingkan antara biaya dan manfaat untuk menentukan apakah suatu proyek akan menguntungkan selama umur proyek (Husnan & Muhammad 2005).

2.16.1.  Payback Periode
Menurut Abdul Choliq dkk (2004) payback period dapat diartikan sebagai jangka waktu kembalinya investasi yang telah dikeluarkan, melalui keuntungan yang diperoleh dari suatu proyek yang telah direncanakan. Sedangkan menurut Bambang Riyanto (2004) payback period adalah suatu periode yang diperlukan untuk dapat menutup kembali pengeluaran investasi dengan menggunakan proceeds atau aliran kas netto (net cash flows). Menurut Djarwanto Ps (2003) menyatakan bahwa payback period lamanya waktu yang diperlukan untuk menutup kembali original cash outlay.
Berdasarkan uraian dari beberapa pengertian tersebut maka dapat dikatakan bahwa payback period dari suatu investasi menggambarkan panjang waktu yang diperlukan agar dana yang tertanam pada suatu investasi dapat diperoleh kembali seluruhnya. Analisis payback period dalam studi kelayakan perlu juga ditampilkan untuk mengetahui seberapa lama usaha/proyek yang dikerjakan baru dapat mengembalikan investasi.
Metode analisis payback period bertujuan untuk mengetahui seberapa lama (periode) investasi akan dapat dikembalikan saat terjadinya kondisi break even-point (jumlah arus kas masuk sama dengan jumlah arus kas keluar). Analisis payback period dihitung dengan cara menghitung waktu yang diperlukan pada saat total arus kas masuk sama dengan total arus kas keluar. Dari hasil analisis payback period ini nantinya alternatif yang akan dipilih adalah alternatif dengan periode pengembalian lebih singkat. Penggunaan analisis ini hanya disarankan untuk mendapatkan informasi tambahan guna mengukur seberapa cepat pengembalian modal yang diinvestasikan.

2.16.2.  Internal Rate of Return
IRR adalah hasil yang diperoleh dari suatu proposal bisnis, yakni diskonto atau discount rate yang akan menjadi present value dari aliran kas masuk (cash inflow) sama dengan investasi awal. Rumus IRR dipakai untuk membuat peringkat usulan investasi dengan menggunakan tingkat pengembalian atas investasi yang dihitung dengan mencari tingkat diskonto yang menyamakan nilai sekarang dari arus kas masuk proyek yang diharapkan terhadap nilai sekarang biaya proyek atau sama dengan tingkat diskonto yang membuat NPV sama dengan nol.
IRR menjadi indikator tingkat efisiensi dari suatu investasi. Sebuah proyek atau investasi bisa dilakukan jika laju pengembaliannya (rate of return) lebih besar dari laju pengembalian jika melakukan investasi lain (bunga deposito bank, reksadana dan lain sebagainya).
Fungsi IRR dipakai dalam menentukan apakah investasi dilaksanakan atau tidak. Oleh karenanya biasanya dipakai acuan bahwa investasi yang dilakukan harus lebih tinggi dari Minimum Acceptable Rate of Return (MARR). MARR adalah laju pengembalian minimum dari suatu investasi yang berani dilakukan oleh investor.
2.17.        Laporan Keuangan Sederhana
Laporan keuangan merupakan catatan tentang informasi keuangan perusahaan pada suatu waktu akutansi, yang dipakai untuk menggambarkan kondisi atau kinerja perusahaan tersebut. Atau bisa juga diartikan dengan catatan informasi keuangan yang disusun rapi oleh perusahaan untuk mengevaluasi kinerja perusahaannya, yang berguna untuk memenuhi pihak-pihak yang memakainya.
Namun, laporan keuangan tidak memberikan semua informasi yang dibutuhkan untuk menentukan kebijakan ekonomi karena hanya menggambarkan secara umum pengaruh keuangan dan kejadian masa lalu serta tidak ada kewajiban untuk menyediakan informasi non financial. Laporan keuangan perusahaan berisi:
         Aset
         Kewajiban dan Ekuitas
         Laporan Laba Rugi
         Laporan Arus Kas
         Ekuitas
Laporan keuangan memiliki tujuan untuk menyediakan informasi yang berhubungan dengan keuangan, kinerja dan perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi pemakai untuk mengambil keputusan ekonomi.
Menurut PAI, tujuan umum laporan keuangan terdiri dari lima tujuan, yaitu:
o   Memberikan informasi yang bisa dipercaya perihal aktiva dan kewajiban serta kapital atau modal perusahaan.
o   Memberikan laporan yang bisa dipercaya tentang perubahan aktiva netto perusahaan yang muncul akibat kegiatan usaha untuk memperoleh laba.
o   Memberikan sebuah informasi kepada pemakai laporan untuk memperkirakan potensi keuntungan perusahaan.
o   Memberikan sebuah informasi penting lainnya seperti aktivitas pendanaan investasi.
o   Memberikan informasi lebih dalam kepada pemakai laporan yang masih ada kaitannya dengan keuangan, misalnya tentang kebijakan keuangan yang dianut oleh perusahaan.

BAB III
PEMBAHASAN

3.1.            Aegis Corporation

Aegis Corporation adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa elektronik yang menyediakan penjualan barang elektronik bekas yang telah diperbaiki jika ada kerusakan. Aegis Corporation berdiri pada tahun 2017 yang memulai bisnisnya sebagai jasa perbaikan elektronik. Pada tahun 2018 perusahaan ini memulai menjual barang yang telah diperbaiki sehingga barang elektronik tersebut sudah layak kembali diperjualbelikan. Aaegis Corp. menyediakan layanan jual barang elektronik bekas yang kondisinya sudah rusak.

3.2.            Profil Perusahaan
Lokasi Perusahaan      : Taman Gundar Kampus H Univ. Gunadarma Kelapa Dua, Pochinki, Depok.
Nomor Kontak            : (021) 78881112
Presiden Direktur        : Fachry Hidayat
Struktur Organisasi Aegis Corp. per tahun 2018 dibagi menjadi tujuh bagian yang memilki fungsi masing – masing, yaitu Engineer, Developer, IT, Human Resource, Technical Support, Keuangan, dan marketing.

3.3.            Aspek Legalitas
3.3.1.      Nomor Pokok Wajib Pajak

Dibawah ini penulis melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak perusahaan Aegis Corp.


3.3.2.      Surat Izin Usaha Perdagangan
Dibawah ini penulis melampirkan Surat Izin Uasaha Perdagangan perusahaan Aegis Corp.


3.3.3.      Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak
Dibawah ini penulis melampirkan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak perusahaan Aegis Corp.

3.3.4.      Akta Kepemilikan Perusahaan
Dibawah ini penulis melampirkan Surat Akta Kepemilikan perusahaan Aegis Corp.


3.3.5.      Tanda Daftar Perusahaan
Dibawah ini penulis melampirkan Surat Tanda Daftar Perusahaan perusahaan Aegis Corp.



3.1.            Aspek Pemasaran
3.1.1.      Spesifikasi Produk
Spesifikasi produk didefinisikan sebagai uraian yang terperinci mengenai persyaratan kinerja barang/jasa atau uraian yang terperinci mengenai persyaratan kualitas material dan pekerjaan yang diberikan penyedia barang/jasa. Berikut spesifikasi produk yang ditawarkan oleh aegis :
·         Perusahaan Aegis memiliki berbagai macam produk elektronik serta suku cadang.
·         Produk dengan variasi yang yang lengkap
·         Tekonologi produk yang premium
·         Tersebar di seluruh indonesia
·         Inovasi pruduk yang selalu terkini
·         Service center yang sudah tersebar di seluruh kawasan indonesia
3.1.2.      Segmentasi Produk/Pasar
Segmentasi produk/pasar adalah mengelompokkan jasa-jasa yang akan diberikan kepada konsumen seperti memperbaiki dan menyediakan penjualan barang elektronik bekas yang telah diperbaiki jika ada kerusakan. Barang yang dipasarkan memilii segmentasi yang berbeda-beda tergantung kebutuhan dari barang tersebut. Dan juga segmentasi pemasaran barang yang akan dijual diperlukan klasifikasi tenaga kerja sebagai berikut :
1)      Didominasi oleh usia 18-25 tahun, kini pendorong pertumbuhannya adalah segmen berusia 15-17 tahun.
2)      Kelas menengah keatas
3)      Perempuan dan laki-laki

3.1.3.      Analisis Situasi Pasar
Dengan inovasi dan kualitas produknya melalui sumber daya yang handal perusahaan mampu berkompetensi di jagad elektronik, perusahaan mempunyai banyak produk yang mencakup hampir semua segmen, Membuat terobosan teknologi yang berbeda dengan perusahaan elektronik lainnya, mampu membuat produk yang  premium untuk bisa memuaskan konsumen sesuai harapannya,serta produknya yang mudah di temukan diseluruh wilayah indonesia baik di toko retail maupun online.

3.1.4.      Analisis Pesaing
Pesaing adalah perusahaan yang menghasilkan atau menjual barang/jasa yang sama atau mirip dengan produk yang kita tawarkan. Analisa pesaing adalah usaha mengedinfikasi ancaman, kesempatan atau permasalahan strategis yang terjadi akibat perubahan persaingan potensial, serta kekuatan dan kelemahan pesaing. Analisa persaingan dimulai dengan pesaing umum dan selanjutnya pesaing potensional. Aegis Corporation meyakinkan bahwa dapat bersaing dengan perusahaan lainnya yang dijabarkan pada poin-poin berikut :
·         Persaingan harga dengan kompetitor seperti Samsung dan LG
·         Munculnya kompetitor baru  AQUA,AKARI,COOCA,
·         Menurunnya daya beli masyarakat

3.1.5.      Strategi Promosi
Untuk mempromosikan produknya, perusahaan  sudah melakukan banyak cara seperti: iklan, sponsor film, website resmi, dan sosial media,Official partner Europe League,Fifa Worldcup. Perusahaan juga  terus melakukan berbagai upaya seperti mensponsori amal, CSR, dan kampaye untuk mempromosikan produknya. Perusahaan juga mendstribusikan barangaya ke seluruh wilayah indonesia melalui jaringan dan kerjasama dengan retail elektronik di Indonesia.

3.1.6.      Media Promosi Berbasis TI
Untuk memperluas jaringan terdistribusinya jasa yang akan diberikan oleh perusahaan ini, promosi yang dilakukan adalah berupa membuka sebuah situs untuk memperpendek jarak antara konsumen dengan produsennya. Selain itu media yang digunakan untuk mempromosikan barang/jasa yang dimiliki oleh aegis adalah mengiklankan di media seperti TV dan radio. Sedangkan untuk media cetak seperti majalah  dan koran.

3.2.            Aspek Keuangan
3.2.1.      Komponen – Komponen Biaya
3.2.1.1.Biaya Personil


3.2.1.2.Biaya Nonpersonil

3.2.1.3.Biaya Pemanfaatan Peralatan dan Biaya Rutin



3.2.2.      Anggaran/Investasi Perusahaan


3.2.3.      Cash Flow


3.2.4.      Future Value
Future Value merupakan nilai pada suatu waktu di masa datang dari sejumlah uang di masa sekarang atau serangkaian pembayaran yang dievaluasi dengan menggunakan tingkat bunga tertentu. Nilai uang di masa mendatang (future value) ditentukan oleh tingkat suku bunga tertentu yang berlaku di pasar keuangan.
Perusahaan aegis memperoleh pinjaman modal dari bank sebesar Rp 2,000,000,000 untuk mengoperasikan perusahaan dalam jangka waktu 5 tahun. Bunga yang dikenakan sebesar 6% (mengacu pada BI 7-Day Repo Rate).
Jumlah yang akan dibayar perusahaan pada akhir tahun ke 5 yaitu:
FV = Po(1+r)n
FV = Rp 2,000,000,000 (1+0.06)5
FV = Rp 2,676,451,155
Ket:
Po = Pinjaman Bank
r = Suku Bunga
n = Jangka Waktu

Tabel Future Value per tahun.
No
Pokok Pinjaman
Bunga pada Akhir Tahun (6%)
Pokok + Bunga
1
2,000,000,000
120,000,000
2,120,000,000
2
2,120,000,000
127,200,000
2,247,200,000
3
2,247,200,000
134,832,000
2,382,032,000
4
2,382,032,000
142,921,920
2,524,953,920
5
2,524,953,920
157,497,235
2,682,451,155
Chart Future Value


3.2.5.      Present Value
Present Value merupakan besarnya jumlah uang pada permulaan periode atas dasar tingkat tertentu dari sejumlah uang yang baru akan diterima beberapa waktu/periode yang akan datang.
Perusahaan Aegis harus membayar pinjaman sebesar Rp 2,676,451,155 dalam 5 tahun kedepan. Jika keuntungan perusahaan 10% per tahun dan suku bunga tetap selama 5 tahun yang akan datang maka present value perusahaan aegis yaitu
PV = FV/(1+i)n
PV = Rp 2,676,451,155 / (1 + 0.1)5
PV = Rp 1,661,865,592

3.2.6.      Anuitas
Anuitas merupakan suatu rangkaian penerimaan atau pembayaran tetap yang dilakukan secara berkala pada jangka waktu tertentu dalam teori keuangan. Contohnya adalah bunga yang diterima dari obligasi atau divid en tunai dari suatu saham preferen.
Rumus Anuitas
Angsuran = P x i x (1 + i)t / (1 + i)t – 1
                         = 2,000,000,000 x 6% (1 + 6%)5 / (1 + 6%)5 – 1
                         = 2,000,000,000 x 6% (1.338) / (0.338)
             = 475,029,586
Ket :
          P = Pokok Pinjaman
          i = Suku Bunga
          t = Periode Kredit
Tabel Periode Kredi Dan Bunga
No
Sisa Utang
Bayar Pokok
Bayar Bunga
Jumlah Angsuran
Sisa Pokok
1
2,000,000,000
355,029,586
120,000,000
475,029,586
1,664,970,414
2
1,664,970,414
375,131,362
99,898,224
475,029,586
1,289,839,052
3
1,289,839,052
397,639,243
77,390,343
475,029,586
892,199,809
4
892,199,809
421,497,597
56,531,988
475,029,586
470,702,212
5
470,702,212
446,787,453
28,242,132
475,029,586
0
Jumlah
2,000,000,000
375,147,930
2,375,147,930

Ket:
Sisa Utang = Sisa Pokok
Bayar Pokok = Jumlah Angsuran – Bayar Bunga
Bayar Bunga = Sisa Utang x 6%
Jumlah Angsuran = Hasil dari rumus Anuitas
Sisa Pokok = (Sisa Utang – Jumlah Angsuran) + Bayar Bunga

Bentuk Chart Anuitas

Pada Chart diatas dapat diambil kesimpulan bahwa:
          Pada awal cicilan pembayaran perusahaan lebih banyak untuk membayar bunga.
          Pada akhir cicilan pembayaran perusahaan lebih banyak untuk membayar pokok utang.

3.2.7.      Payback Periode
Pada tahun 2018 seorang investor ingin menanamkan dana sebesar Rp,700,000,000. Perusahaan aegis corporation mensyaratkan bahwa investasi tersebut akan kembali dalm jangka waktu 3 tahun. Dengan investasi tersebut manajeman mengharapkan pemasukan (cash inflow) sebagai berikut:
Jenis
Perhitungan

Investasi Semula
Rp.700,000,000

Tahun
Arus Kas Masuk
Saldo Investasi
1
Rp.150,000,000
Rp.650,000,000
2
Rp.300,000,000
Rp.350,000,000
3
Rp.450,000,000
Rp.100,000,000

Karena arus dana tahun ke 3 Rp.450,000,000 lebih besar dari saldo investasi yang belum kembali, maka pengembalian investasi berada diantara tahun ke 2 dan ke 3 tepatnya sebagai berikut:
= 2 Tahun + (350.000.000/450.000.000 x 1 Tahun)
= 2,77 Tahun atau 2 tahun 9 bulan
Maka Investasi dianggap layak karena memiliki jumlah periode yang kecil.

3.2.8.      Internal Rate of Return
Seorang pengusaha ingin berinvestasi ke PT Aegis Corporation. Namun pengusaha ini masih mempertimbangkan keuntungan dari investasi ini. Investasi ini senilai Rp.150,000,000 dalam jangka waktu 5 tahun.
Perkiraan arus kas yang dihasilkan
Tahun 1 = Rp.60,000,000
Tahun 2 = Rp.50,000,000
Tahun 3 = Rp.40,000,000
Tahun 4 = Rp.35.000.000
Tahun 5 = Rp.28.000.000
 MARR = 10%
Tahun
Faktor Diskon 16%
1
Rp.60,000,000 x 0,8621
Rp51.726.000
2
Rp.50.000.000 x 0,7432
Rp37.160.000
3
Rp.40.000.000 x 0,6417
Rp25.668.000
4
Rp.35.000.000 x 0,5523
Rp19.330.500
5
Rp.28.000.000 x 0,6419
Rp17.973.200
Total PV
Rp100.131.700
Investasi Awal
Rp150.000.000
Net Present Value
-Rp49.868.300

Tahun
Faktor Diskon 10%
1
Rp.60,000,000 x 0,9090
Rp54,540,000
2
Rp.50.000.000 x 0,8264
Rp41.320.000
3
Rp.40.000.000 x 0,7513
Rp30.052.000
4
Rp.35.000.000 x 0,6830
Rp23.905.000
5
Rp.28.000.000 x 0,6209
Rp17.385.200
Total PV
Rp167.202.200
Investasi Awal
Rp150.000.000
Net Present Value
Rp17.202.200

Perhitungan interpolasi

Selisih Bunga
Selisih PV
Selisih PV dengan investasi awal
10%
Rp167.202.200
Rp167.202.200
16%
Rp100.131.700
Rp150.000.000
6%
Rp67.070.500
Rp17.202.200

IRR = 10% + (Rp.17,202,200/Rp.67,070,500) x 6%
IRR = 11,5388%
Kesimpulan investasi ini sebaiknya dilanjutkan karena IRR > 10 %, sehingga dapat mengungkan investor tersebut

3.2.9.      Laporan Keuangan PT. AEGIS CORPORATION
3.2.9.1.Aset
Desember 2018

Aset Lancar

1
Kas & Setara Kas
57,000,000
2
Persediaan
70,000,000
3
JUMLAH ASET LANCAR
127,000,000




Aset Tidak Lancar

4
Tanah & Bangunan
45,000,000
5
Komputer
40,000,000
6
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR
85,000,000



7
JUMLAH ASET
175,000,000

3.2.9.2.Kewajiban dan Equitas
Desember 2018

Kewajiban

1
Hutang Bank
0
2
JUMLAH KEWAJIBAN
0




Ekuitas

3
Modal Disetor
200,000,000
4
Laba (Rugi) Usaha
8,000,000
5
JUMLAH EKUITAS
208,000,000



6
JUMLAH KEWAJIBAN & EKUITAS
208,000,000

3.2.9.3.Laporan Laba Rugi
Desember 2018

Penjualan

1
Penjualan Bersih
300,000,000
2
Beban Pokok
(100,000,000)
3
LABA KOTOR
200,000,000




Beban Usaha

4
Penjualan
(25,000,000)
5
Umum & Administrasi
(50,000,000)
6
LABA USAHA
125,000,000




Pendapatan (Beban) Lain-lain

7
Bunga
0
8
Pajak
(7,000,000)
9
LABA BERSIH
21,000,000

3.2.9.4.Laporan Arus Kas
Desember 2018

ARUS KAS DARI OPERASI

1
Penerimaan dari Pelanggan
300,000,000
2
Pembayaran kepada Pemasok
(100,000,000)
3
Pembayaran kepada Karyawan
(50,000,000)
4
Pembayaran lain-lain
(2,500,000)
5
Pembayaran pajak
(7,000,000)
6
Kas Bersih dari Operasi
140,500,000




ARUS KAS DARI INVESTASI

7
Pembayaran Tanah & Bangunan

8
Pembayaran Komputer
0
9
Kas Bersih dari Investasi
0




ARUS KAS DARI PENDANAAN

10
Kas Bersih dari Pendanaan
0



11
Kas Awal Periode
50,000,000
12
Penerimaan (Pembayaran) Kas Periode Berjalan
7,000,000
13
Kas Akhir Periode
57,000,000

3.2.9.5.Ekuitas


Modal
Saldo Laba
Jumlah

Saldo 1 Jun 2018
100,000,000
0
100,000,000
1
Laba Bersih Periode Berjalan

8,000,000
8,000,000
2
Saldo 30 Sep 2018
100,000,000
8,000,000
108,000,000
3
Laba Bersih Periode Berjalan

70,000,000
70,000,000
4
Saldo 31 Desember 2018
100,000,000
8,000,000
108,000,000

          Usaha perusahaan maju pesat. Order datang semakin banyak. Tercatat penjualan senilai Rp 300,000,000 (D1 dan C1). Dari penjualan ini dibutuhkan beban pokok untuk bahan baku senilai Rp 100,000,000 (C2). Maka karena dirasa keuangan perusahaan masih cukup kuat, perusahaan memesan bahan suku cadang tambahan senilai Rp 70,000,000 (masuk dalam pos persediaan A2) atau total belanja Rp 100,000,000 (D2).
          Pembayaran karyawan sama dengan periode sebelumnya yaitu Rp 50,000,000 untuk tiga bulan (pos C5 dan D3).
          Setelah semua dapat terhitung maka bisa dihitung laba usaha sebelum pajak adalah Rp.125,000,000 (C6) yaitu hasil laba kotor (C3) dikurangi beban pemasaran (C4 dan karyawan C5). Didapat nilai pajak Rp.7,000,000 (C8 dan masuk pos D5)
          Dari laporan arus kas akhirnya bisa terlihat kas bersih hasil operasi Rp.140,500,000 (D6) Data arus kas periode ini (D12) ditambah posisi kas periode sebelumnya (D11) menghasilkan kas akhir periode sebesar Rp.57,000,000 (D13). Posisi kas ini masuk laporan neraca dalam pos kas (A1).
          Untuk menghitung perubahan ekuitas kita tinggal memasukkan saldo laba periode sebelumnya (E1) ditambah saldo laba bersih periode ini (E3). Jumlah akhirnya (Saldo Laba pos E4) akan masuk posisi laba (rugi) usaha (B4) pada pos ekuitas (E5 dan B4 sama) di neraca.

BAB IV
PENUTUP

4.1              Kesimpulan
            PT Aegis Corporation merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa perbaikan alat-alat perangkat keras komputer. Perusahaan ini menyediakan jasa seperti memperbaiki komputer dan dan juga menjual barang yang sudah diperbaiki dengan harga dibawah harga saat barang awal dibeli. Untuk dapat memasarkan jasa yang disediakan, PT Aegis Corporation melakukan promosi melalui situs internet, media elektronik seperti TV dan Radio dan melalui media cetak. Strategi pemasaran yang dilakukan perusahaan dalam menyediakan jasa harus dapat memberikan gambaran yang jelas dan terarah tentang apa yang dilakukan oleh perusahaan dalam memasarkan maksud dari perusahaan ini  ke pasar. Pada makalah ini juga ditampilkan keuangan yang berjalan dan legalitas dari berdirinya perusahaan ini seperti NPWP, SIUP, SPTP, Akta kepemilikan dan TDP. 


DAFTAR PUSTAKA




Yuk Baca yang lain:

0 Response to "Pengembangan Rencana Bisnis Informatika"

Posting Komentar